SUMENEP – Aliansi Penyelamat Masyarakat Sumenep (APMS) menyampaikan sikap kritis terhadap rencana penyertaan modal pemerintah daerah ke PT Wira Usaha Sumekar (PT WUS). Sikap itu dituangkan dalam surat resmi yang dikirimkan langsung ke Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Sumenep.

Langkah ini disebut sebagai bentuk keprihatinan APMS atas rencana penyuntikan dana ke perusahaan milik daerah tersebut. Mereka menilai, penyertaan modal perlu dikaji secara matang agar tidak menjadi beban fiskal yang sia-sia.

“Kami menilai bahwa penyertaan modal kepada PT WUS harus dikaji dengan matang, terbuka, dan mengedepankan kepentingan publik,” Ujar Ainurrahman, Koordinator Audiensi APMS kepada Klikberita, Kamis (25/4/2025).

APMS juga menyuarakan sejumlah catatan dan kekhawatiran. Salah satunya, desakan agar DPRD membuka ruang partisipasi publik dalam proses legislasi serta melakukan audit menyeluruh terhadap kinerja dan tata kelola PT WUS.

Surat tersebut disampaikan langsung ke Sekretariat DPRD dan sudah diterima oleh pihak terkait hari ini.

“Kami berharap suara masyarakat yang kami bawa bisa menjadi pertimbangan serius bagi DPRD dalam pembahasan raperda ini,” harap Ainurrahman.