SUMENEP – Koramil 0827/07 Guluk-Guluk bersama Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Guluk-Guluk menggelar aksi sosial bersih-bersih Masjid Al-Hidayah di Dusun Lengkong Timur, Desa Bragung, Jumat (16/5/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian pelantikan Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Sumenep dan sekaligus bentuk nyata sinergi lintas sektor antara TNI dan masyarakat.
Danramil Guluk-Guluk, Kapten Infanteri Agung Muhaimin menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai aksi sederhana ini membawa dampak besar, baik dari sisi lingkungan maupun sosial kemasyarakatan.
“Kami sangat mendukung kegiatan bersih-bersih masjid yang digagas GP Ansor. Ini kegiatan sederhana tapi punya nilai besar. Semoga bisa berlanjut dan menjadi agenda rutin ke depannya,” kata Kapten Agung kepada Klikberita, Jumat (16/5/2025).
Kapten Agung menegaskan bahwa pihak Koramil selalu terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat selama membawa manfaat nyata bagi warga.
“Kami siap bekerja sama dengan siapa saja dalam kegiatan positif yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Ketua PAC GP Ansor Guluk-Guluk, Kholqi mengatakan kegiatan ini bukan hanya soal membersihkan tempat ibadah, tapi juga menjadi ruang edukasi sosial dan spiritual bagi para kader Ansor dan warga sekitar.
“Kami ingin membangun budaya gotong royong sekaligus mengajak kader lebih peduli terhadap rumah ibadah. Ini juga menjadi momen mempererat silaturahmi antara Ansor dan Babinsa di wilayah kami,” ujarnya.
Menurut Kholqi, komunikasi antara GP Ansor dan Koramil Guluk-Guluk selama ini berjalan baik dan diharapkan dapat diperkuat ke depan untuk program-program sosial dan keagamaan lainnya.
Aksi bersih-bersih ini melibatkan kader GP Ansor dan anggota TNI yang bekerja sama membersihkan bagian dalam masjid, tempat wudhu, halaman hingga fasilitas umum di sekitar lokasi. Warga setempat juga terlihat antusias turut membantu, menciptakan suasana kerja bakti yang guyub dan penuh semangat.
Dengan menggandeng institusi seperti TNI, GP Ansor Guluk-Guluk menunjukkan bahwa kerja sama lintas organisasi bukan hanya soal seremonial, tetapi mampu menciptakan dampak nyata dalam membangun solidaritas dan kepedulian bersama.
“Kalau kolaborasi seperti ini terus berjalan, bukan tidak mungkin ke depan masyarakat akan makin kuat dalam menghadapi tantangan sosial apa pun,” tutup Kholqi.
